ASINKRONUS - Integration of QGIS and Python in Geospatial Data Analysis: Advance Class (Case Study in Mining Industry)

Apa yang akan kamu dapatkan?

4 Video   
9 Files   

Lihat Detail

Pemateri

Dzulfiqar Naufal fawwaz

Dzulfiqar Naufal fawwaz

Data Analytics Enthusiast / Instruktur Geosoftware

Dzulfiqar Naufal Fawwaz adalah seorang profesional yang memiliki ketertarikan kuat pada bidang Geoscience, Programming, dan Data Science, dengan pengalaman menerapkan pendekatan komputasional untuk analisis data geospasial dan ilmu bumi. Beliau menguasai bahasa pemrograman yang relevan untuk pengolahan data besar dan pemodelan, serta memiliki pemahaman tentang pemanfaatan metode ilmiah dalam mengintegrasikan data geospasial dengan teknik analitis modern. Melalui keterlibatannya dalam proyek-proyek yang berhubungan dengan data science dan teknologi geospasial, Joe menunjukkan kemampuan untuk menjembatani antara data teknis dan kebutuhan aplikasi praktis di berbagai konteks analisis geospasial. Kombinasi keahlian teknis, minat di bidang geoscience, dan pengalaman praktis menjadikan Dzulfiqar Naufal Fawwaz sosok yang kompeten sebagai pemateri untuk topik yang berkaitan dengan integrasi GIS, Python, dan analisis data yang kompleks.

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada Sobat Geosoftware mengenai penerapan QGIS dan Python dalam analisis data geospasial untuk industri pertambangan, mulai dari tahap pengenalan GIS hingga otomasi pemrosesan dan penyusunan peta. Peserta akan mempelajari alur kerja lengkap pengolahan data GIS, dimulai dari pemahaman konsep Sistem Informasi Geografis (SIG) dan perannya dalam kegiatan pertambangan, pengenalan jenis data geospasial yang umum digunakan, hingga pengelolaan dan visualisasi data vektor serta raster menggunakan QGIS. Materi juga mencakup pengelolaan data GIS melalui database manager, analisis spasial dasar seperti buffer dan overlay, serta pengenalan penggunaan Python di lingkungan QGIS melalui Python Console dan PyQGIS. Tahapan ini membangun fondasi kuat agar peserta memahami bagaimana data geospasial disiapkan dan dianalisis dalam konteks industri pertambangan.

Melalui praktik langsung, peserta mempelajari langkah-langkah teknis mulai dari preprocessing dan visualisasi data drilling, penggunaan plugin geoscience untuk integrasi data geologi dan assay, hingga eksplorasi data penginderaan jauh menggunakan QGIS dan Python. Peserta juga diperkenalkan pada pengolahan citra satelit melalui Semi-Automatic Classification Plugin (SCP), analisis raster seperti perhitungan indeks vegetasi, serta pemanfaatan Raster Calculator. Pada sesi akhir, peserta mempelajari proses otomasi menggunakan Graphical Modeler dan PyQGIS untuk membangun custom tools, mengotomatisasi workflow analisis, serta menyusun layout peta yang sesuai kaidah kartografi menggunakan template dan Python. Dengan pendekatan sistematis dari teori hingga praktik mendalam, pelatihan ini memastikan peserta menguasai workflow end-to-end integrasi QGIS dan Python serta mampu mengaplikasikannya secara efektif dalam analisis dan pemetaan geospasial di industri pertambangan. 

Jadwal dan List Materi:

Sesi 1 — Introduction to Application of QGIS & Python for GIS Data in Mining Industry

  • Pengenalan konsep GIS dan manfaatnya dalam industri pertambangan
  • Pengantar QGIS: antarmuka, struktur proyek, dan jenis-jenis data geospasial
  • Memahami data vektor & raster yang umum digunakan di sektor mining
  • Memuat, mengelola, dan memvisualisasikan data GIS di QGIS
  • Penggunaan Database Manager untuk menghubungkan dan mengelola data eksternal
  • Analisis spasial dasar di QGIS: buffer, overlay, proximity, dan operasi analitis lainnya
  • Pengenalan penggunaan Python di QGIS: Python Console & PyQGIS 

Sesi 2 — Preprocessing and Visualization of Drilling Data

  • Instalasi, pengelolaan, dan konfigurasi QGIS Plugins
  • Spatial data engineering: preprocessing data termasuk cleansing & handling null values
  • Penggunaan Geoscience Plugin untuk visualisasi data geologi & assay drilling
  • Integrasi data drilling dengan layer geospasial lainnya
  • Pendalaman QGIS Expressions untuk filtering, querying, dan styling data
  • Membuat visualisasi drilling data yang informatif & interaktif
  • Memahami workflow analisis awal data geologi menggunakan plugin QGIS 

Sesi 3 — Remote Sensing Data Analysis using QGIS and Python

  • Pengenalan dasar penginderaan jauh dalam industri pertambangan
  • Jenis-jenis data remote sensing yang umum digunakan: multispectral, hyperspectral, radar
  • Aplikasi remote sensing untuk eksplorasi mineral & monitoring lahan
  • Penggunaan SCP (Semi-Automatic Classification Plugin) untuk pengolahan citra
  • Koreksi atmosfer & kalibrasi radiometrik pada data satelit
  • Ekstraksi informasi citra: indeks vegetasi (NDVI), band math, dan analisis raster lainnya
  • Analisis raster lanjutan dengan Raster Calculator & Python 

Sesi 4 — Automation Process & Map Layouting with QGIS and Python

  • Pengenalan otomatisasi QGIS: Graphical Modeler vs PyQGIS Script
  • Membuat Custom Tool dengan Graphical Modeler untuk workflow geospasial kompleks
  • Mengubah Graphical Model menjadi PyQGIS Script
  • Menulis PyQGIS Script untuk otomatisasi geoprocessing (batch operations, loops, UI tools)
  • Membangun alat kustom berbasis Python dengan antarmuka pengguna grafis
  • Map Layouting: membuat layout peta sesuai kaidah kartografi

Menggabungkan seluruh hasil analisis ke dalam layout peta mining yang siap presentasi 

Konten

Introduction to Application of QGIS & Python for GIS Data in Mining Industry

Video Recording Sesi Live
Bahan Paparan Sesi 1
Data Sesi 1
Modul Pelatihan Sesi 1

Preprocessing and Visualization of Drilling Data

Video Recording Sesi Live
Bahan Paparan Sesi 2
Data Sesi 1
Modul Pelatihan Sesi 2

Remote Sensing Data Analysis using QGIS and Python

Video Recording Sesi Live
Bahan Paparan Sesi 3
Modul Pelatihan Sesi 3

Automation Process & Map Layouting with QGIS and Python

Video Recording Sesi Live
Modul Pelatihan Sesi 4

Silabus

01

Silabus

Akses silabus melalui link berikut: https://s.id/GeospatialWithPythonMining

Frequently Asked Question

Apakah pelatihan ini cocok untuk pemula?

Pelatihan ini tidak ditujukan untuk pemula absolut. Peserta wajib memiliki pemahaman dasar QGIS dan Python, termasuk mengenal antarmuka QGIS, konsep data vektor dan raster, serta dasar penulisan dan logika kode Python.

Apakah pelatihan ini sinkronus atau asinkronus?

Pelatihan ini dilaksanakan secara asinkronus (self-paced learning). Peserta dapat mempelajari materi secara mandiri melalui modul dan video pembelajaran yang telah disediakan.

Apakah ada sesi Live Zoom atau tanya jawab langsung?

Tidak. Pelatihan ini tidak menyediakan sesi Live Zoom maupun tanya jawab langsung secara real time. Seluruh materi disampaikan melalui modul dan video pembelajaran.

Apakah data latihan disediakan oleh panitia?

Ya. Seluruh data latihan, termasuk data GIS pertambangan, data drilling, dan data citra satelit, akan disediakan sebagai bagian dari materi pelatihan.

Apakah peserta akan mendapatkan sertifikat?

Ya. Peserta yang menyelesaikan seluruh materi pelatihan sesuai ketentuan akan mendapatkan Certificate of Completion dari Geosoftware.ID.

Kelas Ini Cocok Untuk?

01

Kemampuan Dasar yang Disarankan untuk Peserta:

1. Dasar GIS & QGIS: Memahami konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG) seperti data vektor dan raster, sistem koordinat, proyeksi, serta terbiasa menggunakan antarmuka QGIS. Pemahaman ini penting untuk mengikuti materi pengelolaan data GIS, analisis spasial, dan pemetaan. 2. Dasar Python: Memahami dasar pemrograman Python seperti variabel, struktur logika sederhana, fungsi, dan pemanggilan library. Pengetahuan ini diperlukan untuk mengikuti materi PyQGIS, scripting, dan otomasi workflow geospasial. 3. Dasar Pengolahan Data Geospasial (Opsional): Pengalaman awal dalam mengelola data GIS seperti preprocessing, visualisasi data spasial, atau penggunaan plugin QGIS akan membantu peserta saat mengolah data drilling, citra satelit, dan analisis raster. 4. Kesiapan Menggunakan Tools Teknis: Pelatihan ini bersifat lanjutan, sehingga peserta diharapkan siap mempelajari alur kerja teknis yang melibatkan integrasi QGIS dan Python, termasuk penggunaan plugin, analisis spasial lanjutan, otomatisasi proses, serta pembuatan custom tools menggunakan PyQGIS....


02

Spesifikasi Perangkat yang Disarankan:

1. Sistem Operasi: Windows 10/11 (64-bit), macOS versi terbaru, atau Linux seperti Ubuntu 20.04 LTS. Seluruh tools yang digunakan—QGIS, PyQGIS, dan plugin pendukung—bersifat cross-platform sehingga dapat dijalankan secara stabil pada sistem operasi tersebut. 2. Prosesor (CPU): Minimal Intel Core i5 generasi ke-8 atau AMD Ryzen 5 series untuk memastikan proses analisis spasial, pengolahan data drilling, pemrosesan raster, serta eksekusi script PyQGIS berjalan lancar. Prosesor kelas menengah sangat disarankan karena beberapa workflow geospasial bersifat komputasional. 3. Memori (RAM): Minimal 8 GB untuk menjalankan QGIS dan melakukan analisis dasar. Namun 16 GB sangat direkomendasikan agar proses pengolahan data raster berukuran besar, analisis citra satelit, serta otomasi workflow menggunakan Python dapat berjalan lebih stabil tanpa hambatan performa....


03

CATATAN

Pelatihan ini ditujukan bagi peserta yang telah memiliki pemahaman dasar QGIS dan Python serta ingin meningkatkan kemampuan dalam mengintegrasikan pemrograman Python ke dalam analisis geospasial menggunakan QGIS. Seluruh materi disampaikan secara asinkronus, sehingga peserta dapat mempelajari modul dan video pembelajaran secara mandiri sesuai waktu masing-masing. Pelatihan ini berfokus pada penerapan praktis integrasi QGIS dan PyQGIS, mulai dari pengelolaan dan visualisasi data GIS, preprocessing data drilling, analisis spasial dan raster, hingga pemanfaatan data penginderaan jauh untuk kebutuhan industri pertambangan. Materi juga mencakup pembuatan workflow otomatis, pengembangan custom tools menggunakan Graphical Modeler dan PyQGIS, serta penyusunan layout peta sesuai kaidah kartografi. Dengan penyusunan materi bertahap dari Sesi 1 hingga Sesi 4, pelatihan ini memastikan peserta memahami workflow end-to-end integrasi QGIS dan Python sehingga mampu mengaplikasikannya secara efektif dalam analisis dan pemetaan geospasial tingkat lanjut....

Lihat Detail

Pemateri

Dzulfiqar Naufal fawwaz

Dzulfiqar Naufal fawwaz

Data Analytics Enthusiast / Instruktur Geosoftware

Dzulfiqar Naufal Fawwaz adalah seorang profesional yang memiliki ketertarikan kuat pada bidang Geoscience, Programming, dan Data Science, dengan pengalaman menerapkan pendekatan komputasional untuk analisis data geospasial dan ilmu bumi. Beliau menguasai bahasa pemrograman yang relevan untuk pengolahan data besar dan pemodelan, serta memiliki pemahaman tentang pemanfaatan metode ilmiah dalam mengintegrasikan data geospasial dengan teknik analitis modern. Melalui keterlibatannya dalam proyek-proyek yang berhubungan dengan data science dan teknologi geospasial, Joe menunjukkan kemampuan untuk menjembatani antara data teknis dan kebutuhan aplikasi praktis di berbagai konteks analisis geospasial. Kombinasi keahlian teknis, minat di bidang geoscience, dan pengalaman praktis menjadikan Dzulfiqar Naufal Fawwaz sosok yang kompeten sebagai pemateri untuk topik yang berkaitan dengan integrasi GIS, Python, dan analisis data yang kompleks.

Loading...