ASINKRONUS - Pengolahan Data Citra SAR dengan SNAP dengan Studi Kasus : Analisis Land Subsidence dan Deformasi Daerah Perkotaan

Apa yang akan kamu dapatkan?

4 Video   
6 Files   

Lihat Detail

Pemateri

Erlangga Ibrahim Fattah

Erlangga Ibrahim Fattah

Dosen di Institut Teknologi Sumatera

Erlangga Ibrahim Fattah adalah akademisi dan peneliti di bidang geofisika, aktif sebagai dosen di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Ia memiliki latar belakang di teknik geofisika serta pengalaman riset di area vulkanologi dan hazard seismik, menjadikannya sangat paham tentang dinamika geologi, pergerakan tanah, dan metode pemantauan deformasi. Sebagai pemateri pelatihan ini, Erlangga akan membawakan materi mengenai dasar citra radar, analisis deformasi permukaan, serta teknik pengolahan data seismik dan geofisika — keahlian yang relevan untuk memahami dan menjelaskan fenomena seperti land subsidence dan deformasi tanah. Kombinasi keahliannya dalam geofisika, riset akademik, dan pengajaran memberikan fondasi yang kuat agar peserta mendapatkan pemahaman teori dan praktik secara mendalam. Dengan pendekatan akademik dan praktis, Erlangga mampu menjelaskan konsep teknis dengan jelas serta menggambarkan relevansi hasil analisis terhadap kondisi nyata di lapangan. Hal ini membuatnya instruktur yang cocok untuk pelatihan yang ingin memadukan ilmu dasar, metodologi geospasial, dan aplikasi analisis deformasi dalam konteks pemetaan dan mitigasi geologi.

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada Sobat Geosoftware mengenai pemanfaatan citra SAR dan software SNAP untuk analisis deformasi permukaan hingga studi kasus land subsidence di wilayah perkotaan. Peserta akan mempelajari alur kerja lengkap pengolahan data SAR, mulai dari memahami karakteristik dasar citra radar, jenis-jenis data Sentinel-1, hingga mengenali konsep interferometri dan prinsip dasar deformasi. Materi juga mencakup pemrosesan awal seperti download data, quality control, konversi format, serta persiapan dataset untuk analisis InSAR. Tahapan ini membangun fondasi kuat agar peserta memahami cara data SAR dipersiapkan sebelum masuk ke proses analisis deformasi yang lebih mendalam.

Melalui praktik langsung di SNAP, peserta mempelajari langkah-langkah teknis mulai dari pembuatan interferogram, koreksi noise atmosfer, analisis fringe, proses phase unwrapping, hingga konversi fase menjadi displacement. Peserta juga diperkenalkan pada analisis lanjutan untuk melihat hubungan deformasi permukaan dengan tata guna lahan melalui pendekatan polarimetri dan integrasi data penggunaan lahan. Pada sesi akhir, peserta melakukan interpretasi hasil deformasi dan membangun pemahaman mengenai pola perubahan fisik lahan serta faktor penyebabnya. Dengan pendekatan sistematis dari pengantar teori hingga analisis praktis, pelatihan ini memastikan peserta menguasai workflow end-to-end pengolahan citra SAR menggunakan SNAP dan mampu mengaplikasikannya dalam kebutuhan pemetaan maupun kajian geospasial lainnya. 

Jadwal dan List Materi:

Sesi 1 — Materi Dasar dan Pengenalan SNAP

  • Pengenalan dasar citra SAR: jenis data, karakteristik, serta penggunaannya dalam pemetaan
  • Konsep dasar deformasi dan land subsidence, termasuk workflow analisis
  • Pengenalan interface dan komponen utama software SNAP
  • Instalasi SNAP dan pengecekan plugin/komponen penting
  • Memahami struktur pemrosesan SAR di SNAP 

Sesi 2 — Download & Pemrosesan Awal Data Citra

  • Download data Sentinel-1 dari platform resmi ESA
  • Quality control citra RAW Sentinel sebelum pemrosesan
  • Konversi dan import data Sentinel-1 ke dalam SNAP
  • Preprocessing awal: orbit file, subset area, dan pemeriksaan metadata
  • Persiapan data untuk tahap interferometri 

Sesi 3 — Analisis Deformasi dan Land Subsidence

  • Pengenalan prinsip interferometri (InSAR) dan pembentukan interferogram
  • Coregistration dan pembuatan interferogram di SNAP
  • Koreksi noise atmosfer dan koreksi spasial
  • Analisis visual interferogram (pola fringe & fase)
  • Proses phase unwrapping dan konversi ke displacement permukaan
  • Pengambilan nilai deformasi untuk area studi 

Sesi 4 — Korelasi Deformasi dan Tata Guna Lahan

  • Pengantar klasifikasi lahan pada Citra RAW SAR dan dasar polarimetri
  • Pengenalan Sentinel-1 untuk analisis tutupan lahan
  • Pemrosesan polarimetri pada SNAP
  • Analisis korelasi deformasi tanah dengan tata guna lahan
  • Identifikasi penyebab perubahan fisik lahan (industri, pemukiman, dll.)
  • Interpretasi hasil untuk kebutuhan monitoring dan perencanaan wilayah 

Konten

Materi Dasar dan Pengenalan SNAP

Video Recording Sesi Live
Modul Pelatihan Sesi 1 & 2
Data Pelatihan Sesi 1 & 2
Bahan Paparan Sesi 1 & 2

Download & Pemrosesan Awal Data Citra

Video Recording Sesi Live

Analisis Deformasi dan Land Subsidence

Video Recording Sesi Live
Data Sesi 3 & 4
Modul Sesi 3 & 4
Bahan Paparan Sesi 3 & 4

Korelasi Deformasi dan Tata Guna Lahan

Video Recording Sesi Live

Silabus

01

Silabus

Akses silabus melalui link berikut: https://s.id/SilabusGOCSNAP

Frequently Asked Question

Apakah peserta harus sudah mahir menggunakan SNAP?

Tidak perlu. Pelatihan disusun bertahap mulai dari instalasi, pengenalan interface, hingga proses InSAR lanjutan. Pemula tetap bisa mengikuti karena setiap langkah dijelaskan secara runtut.

Apakah latar belakang geospasial wajib?

Tidak wajib, tetapi pemahaman dasar pemetaan (koordinat, raster–vektor) akan membantu mengikuti materi, terutama saat membaca hasil interferogram dan displacement.

Apakah software SNAP gratis?

Ya, SNAP (Sentinel Application Platform) merupakan software gratis dari ESA dan dapat diinstal di Windows, macOS, maupun Linux.

Apakah peserta harus memiliki pengalaman coding?

Tidak. Workflow InSAR di SNAP bersifat GUI-based. Semua pemrosesan dilakukan melalui menu dan tool bawaan SNAP.

Apakah pelatihan ini cocok untuk penelitian atau tugas akhir?

Sangat cocok. Materi mencakup workflow lengkap InSAR yang sering digunakan dalam riset geodesi, geofisika, kebencanaan, dan pemantauan lahan.

Kelas Ini Cocok Untuk?

01

Kemampuan Dasar yang Disarankan untuk Peserta:

1. Dasar Geospasial & Remote Sensing: Memahami konsep dasar pemetaan (koordinat, proyeksi, raster–vektor) serta pengenalan awal citra penginderaan jauh untuk mendukung materi SAR, deformasi, dan land subsidence. 2. Kemampuan Dasar Komputer & Manajemen File: Terbiasa mengelola folder, mengunduh data berukuran besar, serta membaca metadata. Kemampuan ini penting untuk proses download, quality control, dan preprocessing citra Sentinel. 3. Dasar Pengolahan Citra (Opsional): Pemahaman umum tentang noise, filtering, atau struktur citra akan membantu saat memasuki materi interferogram, koreksi atmosfer, dan unwrapping. 4. Kesiapan Menggunakan Software Teknis: Tidak harus mahir SNAP, namun siap belajar tools baru dengan banyak tahapan pemrosesan, terutama untuk workflow InSAR dan analisis lanjutan....


02

Spesifikasi Perangkat yang Disarankan:

1. Sistem Operasi: Windows 10/11 (64-bit), macOS terbaru, atau Linux seperti Ubuntu 20.04 LTS. Seluruh software yang diperlukan—SNAP, QGIS, dan pendukung lainnya—kompatibel dengan OS tersebut seperti yang digunakan pada sesi instalasi dan pemrosesan. 2. Prosesor (CPU): Minimal Intel Core i5 generasi ke-8 atau AMD Ryzen 5 3000 series agar proses interferometri, koreksi noise, dan pemrosesan citra berjalan stabil. Prosesor kelas menengah sangat disarankan karena workflow InSAR cukup intensif. 3. Memori (RAM): Minimal 8 GB untuk menjalankan SNAP, namun 16 GB sangat direkomendasikan agar proses coregistration, unwrapping, dan visualisasi data besar dapat berjalan lebih lancar tanpa gangguan....


03

CATATAN

Pelatihan ini ditujukan bagi peserta yang ingin mempelajari pengolahan citra SAR menggunakan software SNAP, mulai dari konsep dasar hingga analisis deformasi permukaan dan land subsidence. Peserta akan mempelajari seluruh alur kerja, mulai dari pengenalan citra radar dan instalasi SNAP, download serta preprocessing data Sentinel-1, hingga pemrosesan interferometri seperti pembuatan interferogram, koreksi noise, phase unwrapping, dan konversi menjadi displacement. Materi juga mencakup analisis lanjutan melalui polarimetri serta korelasi deformasi dengan penggunaan lahan. Dengan penyusunan materi bertahap dari Sesi 1 sampai Sesi 4, pelatihan ini memastikan peserta memahami workflow lengkap analisis InSAR sehingga mampu menghasilkan visualisasi deformasi yang akurat dan siap digunakan untuk kebutuhan pemetaan maupun kajian geospasial....

Lihat Detail

Pemateri

Erlangga Ibrahim Fattah

Erlangga Ibrahim Fattah

Dosen di Institut Teknologi Sumatera

Erlangga Ibrahim Fattah adalah akademisi dan peneliti di bidang geofisika, aktif sebagai dosen di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Ia memiliki latar belakang di teknik geofisika serta pengalaman riset di area vulkanologi dan hazard seismik, menjadikannya sangat paham tentang dinamika geologi, pergerakan tanah, dan metode pemantauan deformasi. Sebagai pemateri pelatihan ini, Erlangga akan membawakan materi mengenai dasar citra radar, analisis deformasi permukaan, serta teknik pengolahan data seismik dan geofisika — keahlian yang relevan untuk memahami dan menjelaskan fenomena seperti land subsidence dan deformasi tanah. Kombinasi keahliannya dalam geofisika, riset akademik, dan pengajaran memberikan fondasi yang kuat agar peserta mendapatkan pemahaman teori dan praktik secara mendalam. Dengan pendekatan akademik dan praktis, Erlangga mampu menjelaskan konsep teknis dengan jelas serta menggambarkan relevansi hasil analisis terhadap kondisi nyata di lapangan. Hal ini membuatnya instruktur yang cocok untuk pelatihan yang ingin memadukan ilmu dasar, metodologi geospasial, dan aplikasi analisis deformasi dalam konteks pemetaan dan mitigasi geologi.

Loading...