Pemateri
Deskripsi
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengembangkan AI Agent yang mampu mendukung workflow Sistem Informasi Geografis (GIS) sesuai kebutuhan organisasi. Peserta akan mempelajari bagaimana merancang AI Agent yang memahami SOP, standar kerja, dan referensi organisasi melalui System Prompt, Instruction, dan Knowledge Base, sehingga mampu membantu proses analisis, pengolahan data, hingga produksi peta secara lebih konsisten dan terstruktur.
Pada tahap awal, peserta akan mempelajari konsep dasar pengembangan AI Agent, mulai dari penyusunan System Prompt, Instruction, hingga pembangunan Knowledge Base berbasis SOP, dokumen teknis, dan referensi GIS. Selain itu, peserta juga akan memahami bagaimana AI Agent dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi agar mampu memberikan respons dan menjalankan workflow sesuai standar yang telah ditetapkan.
Selanjutnya, peserta akan mempelajari proses integrasi AI Agent dengan database spasial (PostGIS) untuk mendukung pengelolaan data dan otomatisasi workflow GIS. Materi mencakup pemanfaatan AI dalam melakukan query data spasial, membantu proses analisis, serta mengotomasi produksi data, layout peta, dan atlas dengan tetap menerapkan proses validasi melalui pendekatan Human-in-the-Loop.
Pada tahap akhir, pelatihan difokuskan pada implementasi AI Agent dalam lingkungan kerja organisasi. Peserta akan mempelajari proses evaluasi dan verifikasi hasil AI, penerapan AI Governance, strategi mitigasi keterbatasan AI, serta mengembangkan workflow GIS yang dapat digunakan kembali oleh tim. Melalui Capstone Project, peserta akan membangun AI Agent yang mampu mendukung workflow GIS organisasi, mulai dari pengolahan data, analisis, hingga menghasilkan output peta dan dokumentasi secara lebih efisien.
Jadwal dan List Materi:
Sesi 1
- Konsep AI Agent untuk kebutuhan organisasi
- Penyusunan System Prompt dan Instruction
- Pengembangan Knowledge Base berbasis SOP dan dokumen GIS
- Integrasi referensi, pedoman, dan standar kerja organisasi
- Optimasi perilaku AI Agent sesuai kebutuhan pengguna
- Pengujian AI Agent menggunakan studi kasus organisasi
Sesi 2
- Integrasi AI Agent dengan PostGIS
- Query dan pengelolaan database spasial menggunakan AI
- Otomatisasi workflow analisis spasial
- Otomatisasi produksi data, layout peta, dan atlas
- Penerapan Human-in-the-Loop untuk validasi hasil AI
- Studi kasus implementasi AI Agent pada workflow organisasi
Sesi 3
- Evaluasi dan verifikasi output AI Agent
- Penerapan AI Governance pada workflow GIS
- Mitigasi risiko dan keterbatasan AI Agent
- Pengembangan workflow AI yang reusable untuk organisasi
- Best Practice implementasi AI Agent pada lingkungan kerja
- Capstone Project membangun AI Agent untuk mendukung workflow GIS organisasi
Konten
Merancang AI Agent untuk Kebutuhan Organisasi
Integrasi AI Agent dengan Database dan Workflow GIS
Silabus
01
Silabus
Akses silabus melalui link berikut: https://s.id/silabuskelas2ai
Frequently Asked Question
Apa itu Agentic AI?
Agentic AI adalah teknologi Artificial Intelligence (AI) yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat menjalankan tugas secara langsung dengan memanfaatkan berbagai tools atau aplikasi. Pada pelatihan ini, AI akan dihubungkan dengan QGIS sehingga dapat membantu menjalankan berbagai workflow GIS melalui Natural Language Command.
Apakah saya harus memiliki pengalaman menggunakan AI sebelum mengikuti pelatihan ini?
Tidak. Pelatihan ini dirancang untuk peserta yang ingin mulai memanfaatkan AI dalam pekerjaan GIS. Materi akan dimulai dari pengenalan konsep, proses integrasi AI dengan QGIS, hingga praktik penggunaannya pada workflow GIS.
Apakah saya harus bisa pemrograman (coding)?
Tidak. Peserta tidak diwajibkan memiliki kemampuan pemrograman. Seluruh praktik difokuskan pada pemanfaatan AI melalui QGIS dan perintah berbasis bahasa alami (Natural Language Command).
Apakah pelatihan ini cocok untuk pemula?
Ya. Pelatihan ini merupakan kelas tingkat dasar (Fundamental) yang dirancang untuk peserta yang telah mengenal dasar-dasar QGIS dan ingin mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas pekerjaan GIS.
Apa perbedaan Pelatihan 1 dan Pelatihan 2?
Pelatihan 1 berfokus pada cara menghubungkan dan memanfaatkan AI di QGIS untuk mendukung pekerjaan GIS sehari-hari. Sementara itu, Pelatihan 2 berfokus pada membangun AI Agent yang memahami SOP, standar kerja, dan data organisasi sehingga dapat digunakan untuk mengotomasi workflow GIS di lingkungan kerja.
Apakah pelatihan direkam?
Ya. Seluruh sesi direkam sehingga peserta dapat mempelajari kembali materi setelah pelatihan selesai.
Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya. Tersedia dua jenis sertifikat, yaitu Certificate of Completion dan Certificate of Appreciation.
Apa syarat mendapatkan Certificate of Completion?
Certificate of Completion diberikan kepada peserta yang minimal menghadiri 2 sesi dari total 3 sesi pelatihan.
Apa syarat mendapatkan Certificate of Appreciation?
Certificate of Appreciation diberikan kepada peserta yang mengerjakan dan mengumpulkan mini project sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Kelas Ini Cocok Untuk?
01
Kemampuan Dasar yang Disarankan untuk Peserta
1. Memiliki pemahaman dasar mengenai Sistem Informasi Geografis (GIS), pengolahan data spasial, dan workflow analisis menggunakan QGIS. 2. Telah memahami konsep dasar pemanfaatan AI dalam GIS atau telah mengikuti Pelatihan 1 – Integrasi Agentic AI di QGIS untuk Otomatisasi Workflow Analisis GIS (disarankan, namun tidak wajib). 3. Memahami dasar pengelolaan data spasial, geoprocessing, serta struktur layer dan atribut pada QGIS. 4. Memiliki ketertarikan dalam membangun AI Agent, otomatisasi workflow GIS, dan pengembangan solusi berbasis AI untuk kebutuhan organisasi. 5. Memiliki kemampuan dasar dalam pengelolaan database spasial (PostGIS) akan menjadi nilai tambah, namun tidak wajib....
02
Spesifikasi Perangkat yang Disarankan
1. Processor: Minimal Intel Core i3 / AMD Ryzen 3 (disarankan Intel Core i5 / AMD Ryzen 5 atau lebih tinggi). 2. RAM: Minimal 4 GB (disarankan 8 GB atau lebih untuk menjalankan AI secara lebih optimal). 3. Storage: Minimal tersedia 20 GB ruang kosong untuk instalasi QGIS, Ollama, Open WebUI, Plugin QGIS MCP, PostGIS, dan model AI. 4. Sistem Operasi: Windows 10/11 (64-bit), macOS, atau Linux. 5. Software: QGIS versi terbaru, Ollama, Open WebUI, Plugin QGIS MCP, dan PostgreSQL/PostGIS. 6. Internet: Minimal 10 Mbps dan stabil untuk proses instalasi, konfigurasi, mengunduh model AI, serta sinkronisasi plugin dan dependensi....
03
CATATAN
Pelatihan ini merupakan kelas tingkat dasar hingga menengah (Fundamental to Intermediate) yang ditujukan bagi peserta yang ingin mengembangkan AI Agent untuk mendukung workflow GIS di lingkungan organisasi. Materi difokuskan pada penyusunan System Prompt, Instruction, Knowledge Base, integrasi dengan PostGIS, serta penerapan AI Agent untuk mendukung otomatisasi analisis, pengelolaan data, produksi peta, dan verifikasi hasil. Peserta disarankan telah memiliki pemahaman dasar mengenai penggunaan QGIS dan konsep dasar pemanfaatan AI, atau telah mengikuti Pelatihan 1, agar dapat mengikuti praktik pengembangan AI Agent dengan lebih optimal....





