Pemateri
Deskripsi
Pelatihan ini dirancang untuk membekali Sobat Geosoftware dengan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis dalam mengolah data satelit GRACE/GRACE-FO untuk analisis TWS (Terrestrial Water Storage), GWS (Groundwater Storage), serta interpretasi anomali air tanah. Peserta akan mempelajari seluruh alur kerja mulai dari akuisisi data GRACE, pra-pemrosesan menggunakan Python dan QGIS, perhitungan TWS dan GWS, hingga analisis deret waktu untuk mendeteksi tren jangka panjang, pola musiman, dan kejadian ekstrem seperti kekeringan dan El Niño.
Selain memahami konsep fisik di balik perubahan gravitasi yang diukur GRACE, peserta juga akan melakukan praktik langsung menggunakan Python (xarray, netCDF) untuk memproses data mentah, mengekstraksi komponen penting dari GLDAS, menghasilkan peta TWS dan GWS, hingga membuat visualisasi tren dan anomali. Materi disusun bertahap sehingga mudah diikuti oleh peserta yang memiliki dasar Python, GIS, dan pengetahuan umum tentang hidrologi.
Jadwal dan List Materi:
Sesi 1
- Prinsip kerja GRACE & GRACE-FO
- Aplikasi GRACE dalam hidrologi & hidrogeologi
- Pengenalan dataset GRACE, GRACE-FO, GLDAS
- Download data GRACE & GLDAS (NASA GES DISC)
- Pra-pemrosesan awal di Python (xarray, NetCDF, subset temporal, konversi koordinat)
- Subset spasial di QGIS (clip raster, ekspor NetCDF)
Sesi 2
- Review file GRACE dari sesi 1
- Teori TWS (definisi, komponen, variabilitas, satuan fisik)
- Membaca & memahami struktur NetCDF GRACE
- Ekstraksi variabel TWS dengan Python
- Visualisasi peta TWS
- Interpretasi hidrologi TWS & validasi awal
- Persiapan menuju perhitungan GWS
Sesi 3
- Review hasil TWS
- Teori GWS & rumus GWS = TWS – (SM + CWS + SWE)
- Ekstraksi SM, CWS, SWE dari GLDAS
- Menyamakan resolusi spasial & temporal GRACE–GLDAS
- Kalkulasi GWS dengan Python (xarray)
- Ekspor hasil GWS ke NetCDF/GeoTIFF
- Interpretasi GWS (surplus/defisit, nilai negatif/positif)
- Validasi dengan data sumur atau model
Sesi 4
- Review peta GWS
- Teori analisis temporal (tren, musiman, anomali)
- Perhitungan tren linier (scipy)
- Analisis musiman: pola bulanan & grafik temporal
- Perhitungan anomali GWS & deteksi ekstrem (kekeringan, El Niño)
- Ekspor peta tren & anomali
- Interpretasi hidrologi dan studi kasus
Konten
Pengenalan Citra GRACE & Akuisisi Data Skala Regional
Menghitung & Membuat Peta TWS (Terrestrial Water Storage)
Menghitung & Membuat Peta GWS (Groundwater Storage)
Silabus
01
Silabus Kelas 2
Akses silabus melalui link berikut: https://s.id/silabushidrologi2
Frequently Asked Question
Apakah pelatihan ini cocok untuk pemula?
Ya, pelatihan ini cocok untuk peserta pemula asalkan memiliki dasar Python dan QGIS. Tidak diperlukan pengalaman sebelumnya dengan GRACE atau data satelit.
Apakah saya perlu memahami hidrologi secara mendalam?
Tidak harus. Pemahaman umum tentang siklus air dan konsep dasar hidrologi sangat membantu, tetapi semua konsep inti akan dijelaskan kembali selama pelatihan.
Apakah datanya disediakan oleh penyelenggara?
Ya. Semua data contoh, template, dan file latihan disediakan oleh penyelenggara. Peserta tetap diajari cara download data asli agar bisa melakukannya sendiri setelah pelatihan.
Apakah QGIS wajib digunakan?
Ya, QGIS digunakan untuk subset spasial, clipping raster, dan pengecekan visual data. Tidak perlu kemampuan advance—hanya operasi dasar.
Apakah pelatihan ini sepenuhnya berbasis Python?
Sebagian besar proses (TWS, GWS, analisis tren, anomali) dilakukan langsung dengan Python. QGIS hanya dipakai untuk kebutuhan spasial tertentu.
Apakah rekaman pelatihan tersedia?
Ya. Rekaman akan diberikan maksimal 1 hari setelah pelatihan di sesi tersebut selesai.
Kelas Ini Cocok Untuk?
01
Kemampuan Dasar yang Disarankan untuk Peserta:
1. Pemahaman Dasar Python dan Analisis Data: Peserta disarankan memiliki pemahaman awal mengenai dasar-dasar pemrograman Python, seperti penggunaan variabel, fungsi, kondisi, dan perulangan. Selain itu, peserta perlu familiar dengan proses dasar pemanggilan library dan pengelolaan data sederhana menggunakan Python. Kemampuan ini akan membantu peserta mengikuti praktik pengolahan file NetCDF, manipulasi data GRACE–GLDAS, serta pembuatan visualisasi di setiap sesi. 2. Familiar dengan QGIS dan Dasar-Dasar Pengolahan Data Spasial: Peserta diharapkan mampu melakukan operasi dasar di QGIS seperti membuka layer, mengatur simbologi, dan mengekspor data. Kemampuan ini diperlukan untuk proses subset spasial, visualisasi awal, serta penyimpanan data berbasis raster selama pelatihan. Pengetahuan dasar mengenai struktur data spasial akan memperlancar alur kerja dari tahap pra-pemrosesan hingga analisis. 3. Pemahaman Umum tentang Hidrologi dan Siklus Air: Walaupun tidak wajib, peserta dianjurkan memahami konsep dasar hidrologi seperti aliran air, penyimpanan air tanah, dan dinamika siklus hidrologi. Pemahaman ini akan membantu peserta menginterpretasikan nilai TWS, GWS, tren jangka panjang, serta anomali yang dihasilkan dari analisis GRACE. Peserta tetap dapat mengikuti pelatihan meskipun belum pernah menggunakan data GRACE sebelumnya....
02
Spesifikasi Perangkat yang Disarankan:
1. Processor: Intel i5 atau setara 2. RAM: 8 GB (16 GB direkomendasikan agar pemrosesan NetCDF lebih lancar) 3. Storage: Minimal 5 GB ruang kosong untuk data GRACE–GLDAS dan output analisis 4. Sistem Operasi: Windows 7 atau lebih baru / macOS / Linux 5. Software Python: Python 3.8+ dengan library xarray, netCDF4, numpy, scipy, pandas, matplotlib 6. QGIS: Versi 3.16 atau lebih baru 7. IDE/Editor: Jupyter Notebook, VSCode, atau PyCharm 8. Internet: Koneksi stabil minimal 5 Mbps untuk akses data dan sesi online...
03
CATATAN
Pelatihan ini ditujukan bagi peserta yang ingin mempelajari analisis hidrologi dan hidrogeologi menggunakan data satelit GRACE. Meskipun materi bersifat teknis, pelatihan telah disusun secara bertahap sehingga dapat diikuti oleh peserta yang memiliki dasar Python, QGIS, serta pemahaman umum tentang siklus air. Peserta tidak diwajibkan memiliki pengalaman sebelumnya dengan GRACE atau data satelit. Seluruh sesi mencakup teori dasar dan praktik langsung, mulai dari pengambilan data GRACE, perhitungan TWS–GWS, hingga analisis tren dan anomali. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan metode GRACE secara mandiri untuk wilayah studi lain dan memahami interpretasi hidrogeologi di balik hasil analisis....



