ASINKRONUS - GEE Series : Trend Analytic for Agricultural Monitoring

Apa yang akan kamu dapatkan?

4 Video   
2 Files   

Lihat Detail

Pemateri

Aditya Wahyu Mayandika

Aditya Wahyu Mayandika

Geospatial Analyst/Instruktur Geosoftware

Aditya Wahyu Mayandika adalah seorang profesional di bidang geospasial yang memiliki pengalaman dan ketertarikan kuat pada pengolahan serta analisis data spasial dan penginderaan jauh. Ia berpengalaman dalam memanfaatkan perangkat GIS dan platform berbasis cloud seperti Google Earth Engine untuk mengolah citra satelit, menganalisis perubahan spasio-temporal, serta menghasilkan informasi tematik yang mendukung kajian lingkungan dan wilayah. Dengan pemahaman yang baik terhadap konsep Sistem Informasi Geografis (SIG), data raster dan vektor, serta analisis berbasis time series, Aditya terbiasa menerjemahkan data geospasial kompleks menjadi visualisasi dan hasil analisis yang informatif dan aplikatif. Kombinasi antara pemahaman teknis, pengalaman praktis, dan kemampuan analitis menjadikan Aditya Wahyu Mayandika sosok yang kompeten sebagai instruktur pada pelatihan yang berkaitan dengan GIS, Google Earth Engine, dan analisis data geospasial.

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada Sobat Geosoftware mengenai pemanfaatan Google Earth Engine (GEE) dalam pengolahan dan analisis data citra satelit berbasis cloud computing, mulai dari pengenalan dasar hingga analisis tren dan visualisasi interaktif. Peserta akan mempelajari alur kerja lengkap pengolahan data penginderaan jauh, dimulai dari pengenalan platform Google Earth Engine, pemanggilan dan visualisasi citra satelit, hingga perhitungan indeks spektral dan klasifikasi citra. Materi juga mencakup pengenalan konsep klasifikasi unsupervised dan supervised sebagai dasar dalam pemetaan tutupan lahan dan analisis tematik berbasis citra satelit. Tahapan ini membangun fondasi yang kuat agar peserta memahami bagaimana data citra diproses dan dianalisis secara efisien menggunakan GEE.

Melalui praktik langsung, peserta mempelajari langkah-langkah teknis pengelolaan data time series, mulai dari penyusunan data multi-temporal, analisis tren perubahan menggunakan pendekatan statistik sederhana, hingga interpretasi pola perubahan spasial dan temporal. Peserta juga diperkenalkan pada pembuatan visualisasi hasil analisis dalam bentuk grafik dan peta interaktif, serta pengembangan aplikasi sederhana menggunakan Google Earth Engine Apps untuk menyajikan hasil analisis secara lebih komunikatif. Pada sesi akhir, peserta mengintegrasikan seluruh tahapan analisis ke dalam workflow yang utuh, sehingga mampu menghasilkan visualisasi dan aplikasi monitoring yang siap digunakan untuk kebutuhan analisis, pemantauan, maupun pengambilan keputusan berbasis data citra satelit. Dengan pendekatan sistematis dari teori hingga praktik, pelatihan ini memastikan peserta menguasai workflow end-to-end analisis citra dan time series menggunakan Google Earth Engine. 

Jadwal dan List Materi:

Sesi 1 — Basic GEE dan Klasifikasi Image

  • Pengenalan Google Earth Engine (GEE) dan konsep cloud-based geospatial analysis
  • Persiapan data citra satelit untuk analisis pertanian
  • Perhitungan indeks spektral (misalnya NDVI) sebagai indikator kondisi vegetasi
  • Pemahaman alur kerja analisis citra di Google Earth Engine
  • Klasifikasi citra secara unsupervised untuk identifikasi awal lahan pertanian
  • Klasifikasi citra secara supervised berbasis training sample
  • Interpretasi hasil klasifikasi tutupan lahan pertanian

Sesi 2 — Pengelolaan Data Time Series

  • Konsep dasar data time series dalam monitoring pertanian
  • Filtering data citra berdasarkan periode waktu tertentu
  • Agregasi data time series per periode waktu menggunakan metode iterasi
  • Pengelolaan data time series multi-temporal di Google Earth Engine
  • Agregasi data menggunakan parameter matchKey
  • Penyusunan dataset time series siap analisis tren 

Sesi 3 — Analisis Trend Data

  • Pengenalan analisis tren untuk monitoring pertanian berbasis time series
  • Analisis data time series menggunakan grafik spektral
  • Pemahaman teori dasar dalam analisis tren data
  • Analisis tren secara linear untuk melihat kecenderungan perubahan vegetasi
  • Analisis tren secara non-linear untuk menangkap pola kompleks
  • Interpretasi pola tren spektral untuk evaluasi kondisi pertanian

Sesi 4 — Visualisasi dengan Apps

  • Konsep visualisasi hasil analisis time series dalam Google Earth Engine
  • Pengenalan pembuatan aplikasi monitoring pertanian berbasis GEE
  • Penyusunan antarmuka aplikasi untuk visualisasi data spasial dan temporal
  • Integrasi hasil analisis tren ke dalam aplikasi
  • Pembuatan aplikasi sederhana untuk monitoring pertanian
  • Penyajian hasil analisis yang interaktif dan mudah dipahami pengguna 

Konten

Basic GEE dan Klasifikasi Image

Video Recording Sesi Live
Data dan Script Pelatihan (Seluruh Sesi)
Modul Pelatihan (Seluruh Sesi)

Pengelolaan Data Time Series

Video Recording Sesi Live

Analisis Trend Data

Video Recording Sesi Live

Visualisasi dengan Apps

Video Recording Sesi Live

Silabus

01

Silabus

Akses silabus melalui link berikut: https://s.id/SilabusGOCGEESC

Frequently Asked Question

Pelatihan ini ditujukan untuk siapa?

Pelatihan ini ditujukan bagi peserta yang ingin mempelajari pengolahan dan analisis data citra satelit menggunakan Google Earth Engine, khususnya untuk klasifikasi citra, pengelolaan data time series, dan visualisasi hasil analisis.

Apakah pelatihan ini dilakukan secara sinkronus?

Tidak. Pelatihan ini dilaksanakan secara asinkronus, sehingga peserta dapat belajar mandiri melalui modul dan video.

Apakah ada sesi Live Zoom atau tanya jawab langsung?

Tidak ada sesi Live Zoom. Seluruh materi disediakan dalam bentuk modul dan video pembelajaran.

Software atau platform apa yang digunakan dalam pelatihan ini?

Pelatihan ini menggunakan Google Earth Engine (GEE) sebagai platform utama untuk pengolahan citra satelit, analisis time series, dan pembuatan aplikasi visualisasi.

Apakah peserta harus sudah mahir menggunakan Google Earth Engine?

Tidak harus mahir. Peserta akan dipandu mulai dari pengenalan dasar Google Earth Engine hingga analisis lanjutan, namun pemahaman dasar GIS dan penginderaan jauh akan sangat membantu.

Output apa yang akan diperoleh peserta setelah mengikuti pelatihan ini?

Peserta akan mampu melakukan klasifikasi citra, mengelola data time series, menganalisis tren perubahan, serta membuat visualisasi dan aplikasi sederhana berbasis Google Earth Engine.

Apakah peserta akan mendapatkan sertifikat?

Ya. Peserta yang menyelesaikan seluruh materi akan mendapatkan Certificate of Completion dari Geosoftware.ID.

Kelas Ini Cocok Untuk?

01

Kemampuan Dasar yang Disarankan untuk Peserta:

1. Dasar Konsep GIS dan Penginderaan Jauh: Memahami konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG), perbedaan data vektor dan raster, serta peran citra satelit dalam analisis spasial. Pemahaman ini penting untuk mengikuti materi analisis citra, klasifikasi tutupan lahan, dan interpretasi hasil berbasis Google Earth Engine. 2. Dasar Pemrograman Sederhana (JavaScript/Python – Opsional): Tidak harus mahir, namun peserta disarankan memahami logika pemrograman dasar seperti variabel, fungsi sederhana, dan alur logika. Pemahaman ini akan membantu peserta mengikuti praktik scripting dasar di Google Earth Engine. 3. Pemahaman Dasar Analisis Citra (Opsional): Pengetahuan awal mengenai indeks spektral (misalnya NDVI), nilai piksel, atau konsep multi-temporal akan mempermudah peserta dalam memahami materi klasifikasi citra, pengelolaan data time series, dan analisis tren. 4. Kesiapan Menggunakan Platform Analisis Berbasis Cloud: Peserta diharapkan siap bekerja menggunakan Google Earth Engine sebagai platform berbasis cloud, termasuk mengelola data citra dalam jumlah besar, melakukan analisis spasio-temporal, serta menyajikan hasil analisis dalam bentuk visualisasi dan aplikasi interaktif....


02

Spesifikasi Perangkat yang Disarankan:

1. Sistem Operasi: Windows 10/11 (64-bit), macOS versi terbaru, atau Linux seperti Ubuntu 20.04 LTS. Seluruh tools yang digunakan bersifat berbasis web, terutama Google Earth Engine, sehingga dapat dijalankan dengan stabil pada berbagai sistem operasi tanpa instalasi software berat. 2. Prosesor (CPU): Minimal Intel Core i5 generasi ke-8 atau AMD Ryzen 5 series untuk memastikan aktivitas komputasi lokal seperti pemrosesan script ringan, visualisasi hasil analisis, serta pengolahan data pendukung berjalan lancar. Meskipun komputasi utama dilakukan di server Google Earth Engine, prosesor kelas menengah sangat disarankan agar pengalaman penggunaan tetap responsif. 3. Memori (RAM): Minimal 8 GB untuk menjalankan browser, visualisasi peta interaktif, dan pengolahan data pendukung. Namun 16 GB sangat direkomendasikan agar proses eksplorasi data time series, visualisasi grafik, serta pengembangan Google Earth Engine Apps dapat berjalan lebih stabil tanpa kendala performa. 4. Koneksi Internet: Koneksi internet yang stabil dan lancar sangat diperlukan karena seluruh proses analisis dan visualisasi dilakukan secara cloud-based melalui Google Earth Engine....


03

CATATAN

Pelatihan ini ditujukan bagi peserta yang ingin mempelajari pemanfaatan Google Earth Engine (GEE) untuk pengolahan dan analisis data citra satelit berbasis cloud computing. Seluruh materi disampaikan secara asinkronus, sehingga peserta dapat mempelajari modul dan video pembelajaran secara mandiri sesuai waktu masing-masing. Materi mencakup pengenalan Google Earth Engine, klasifikasi citra satelit, pengelolaan data time series, analisis tren perubahan spasio-temporal, serta visualisasi hasil analisis dalam bentuk grafik dan aplikasi interaktif. Dengan alur materi bertahap dari Sesi 1 hingga Sesi 4, pelatihan ini membantu peserta memahami workflow end-to-end analisis citra satelit menggunakan Google Earth Engine dan menyajikan hasil analisis secara informatif dan aplikatif....

Lihat Detail

Pemateri

Aditya Wahyu Mayandika

Aditya Wahyu Mayandika

Geospatial Analyst/Instruktur Geosoftware

Aditya Wahyu Mayandika adalah seorang profesional di bidang geospasial yang memiliki pengalaman dan ketertarikan kuat pada pengolahan serta analisis data spasial dan penginderaan jauh. Ia berpengalaman dalam memanfaatkan perangkat GIS dan platform berbasis cloud seperti Google Earth Engine untuk mengolah citra satelit, menganalisis perubahan spasio-temporal, serta menghasilkan informasi tematik yang mendukung kajian lingkungan dan wilayah. Dengan pemahaman yang baik terhadap konsep Sistem Informasi Geografis (SIG), data raster dan vektor, serta analisis berbasis time series, Aditya terbiasa menerjemahkan data geospasial kompleks menjadi visualisasi dan hasil analisis yang informatif dan aplikatif. Kombinasi antara pemahaman teknis, pengalaman praktis, dan kemampuan analitis menjadikan Aditya Wahyu Mayandika sosok yang kompeten sebagai instruktur pada pelatihan yang berkaitan dengan GIS, Google Earth Engine, dan analisis data geospasial.

Loading...