ASINKRONUS - Dasar-Dasar Pengolahan Data Drone

Apa yang akan kamu dapatkan?

3 Bacaan   
3 Video   
14 Files   

Lihat Detail

Pemateri

Achmad Fakhrus Shomim

Achmad Fakhrus Shomim

Peneliti/Pilot Drone/Instruktur Geosoftware

Achmad Fakhrus Shomim adalah seorang profesional di bidang Geofisika dan remote sensing dengan latar belakang pendidikan Sarjana Geofisika dari Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia. Minat dan keahliannya berfokus pada pemodelan bawah permukaan serta pemodelan berbasis penginderaan jauh. Ia memiliki pengalaman dalam berbagai proyek penelitian, termasuk pemodelan profil Bawah permukaan dengan metode geofisika serta pemetaan udara untuk mendukung kajian kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah. Melalui pelatihan remote sensing yang menekankan pada pemetaan udara serta analisis volumetrik untuk landfill, ia berharap dapat memperdalam keterampilan teknis, mengembangkan kemampuan analitis, serta mengaplikasikan teknologi ini untuk mendukung pengelolaan lingkungan dan perumusan kebijakan berbasis data di Indonesia.

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk membimbing peserta dalam mengubah kumpulan foto udara mentah menjadi produk geospasial yang informatif dan akurat. Melalui praktik langsung menggunakan perangkat lunak open-source/free trial, peserta akan menguasai seluruh alur kerja fotogrametri, mulai dari preparasi data, rekonstruksi model 3D (dense cloud), hingga menghasilkan output utama seperti peta ortomosaik dan model elevasi digital (DSM). Pelatihan ini ditutup dengan sesi analisis dan kontrol kualitas, memastikan peserta tidak hanya mampu membuat peta, tetapi juga dapat mengevaluasi akurasinya dan menggunakannya untuk analisis dasar seperti perhitungan luas dan volume.

Jadwal dan List Materi:

Sesi 1

  • Overview software fotogrametri (Agisoft, Pix4D, OpenDroneMap)
  • Import dan organisasi data foto
  • Pengaturan parameter pengolahan data
  • Quality assessment foto dan overlap
  • Workflow pengolahan data fotogrametri
  • Preparasi Data

Sesi 2

  • Proses image alignment dan sparse cloud
  • Pembangunan dense cloud dan mesh
  • Pengolahan Data Basic
  • Generasi Digital Surface Model (DSM) dan model elevasi
  • Pembuatan ortomosaik dan koreksi warna
  • Export hasil dalam berbagai format 
  • Evaluasi akurasi geometrik ortomosaik dan DSM 

Sesi 3

  • Analisis kualitas hasil pengolahan
  • Perhitungan volume dan luas area
  • Pembuatan laporan dan visualisasi
  • Best practices dan troubleshooting
  • Quality Control
  • Overlay dan Penggunaan Data 

Konten

Pengenalan Software & Preparasi Data

Video Recording Sesi Live
Rekap Pertanyaan dan/atau Jawaban Sesi Live
Bahan Paparan
Modul Pelatihan
RAW Data
File Installer
Modul Instalasi Software

Pengolahan Data Drone dari Alignment hingga Evaluasi Akurasi

Video Recording Sesi Live
Rekap Pertanyaan dan/atau Jawaban Sesi Live
Bahan Paparan
Modul Pelatihan
Data Pelatihan
Data GCP
Data Orthomosaic

Analisis Hasil & Quality Control

Video Recording Sesi Live
Rekap Pertanyaan dan/atau Jawaban Sesi Live
Bahan Paparan
Modul Pelatihan
Data Pelatihan
Data Kontur (Revisi)

Silabus

01

Silabus Kelas 1

Akses silabus melalui link berikut: https://s.id/silabusdrone2

Frequently Asked Question

Apakah saya bisa langsung mengambil Kelas 2 tanpa mengikuti Kelas 1?

Sangat disarankan untuk mengikuti Kelas 1 terlebih dahulu atau sudah memiliki pemahaman yang setara. Kelas 2 akan langsung membahas pengolahan data dan mengasumsikan peserta sudah paham konsep dasar akuisisi data seperti GSD, overlap, dan perencanaan misi.

Apakah pelatihan ini cocok jika saya belum pernah menggunakan software GIS atau fotogrametri?

Disarankan peserta sudah memiliki pengalaman sebelumnya dengan software GIS (seperti QGIS), namun terkait materi fotogrametri sangat familiar bagi pemula.

Seberapa berat proses pengolahan data untuk komputer saya?

Proses pengolahan data fotogrametri cukup intensif dan memakan sumber daya komputer. Sangat penting untuk memeriksa "Spesifikasi Perangkat yang Disarankan" untuk kelas ini. Komputer dengan spesifikasi di bawah minimum akan mengalami waktu proses yang sangat lama atau bahkan gagal. Namun, peserta dapat mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Apabila pada saat sesi live tidak bisa mengikuti praktik secara keseluruhan (misal: karena pemrosesan data yang lama), bisa mengulang materi melalui video recording. Selain itu, kami juga akan menyediakan data-data hasil pengolahan, untuk mengantisipasi apabila ada peserta yang tidak bisa melakukan pengolahan dengan sempurna.

Apa saja perangkat lunak yang akan digunakan?

Kelas ini akan fokus pada alur kerja menggunakan perangkat lunak open-source seperti OpenDroneMap (ODM) dan QGIS. Peserta akan dipandu melalui proses instalasi dan konfigurasi.

Apakah tersedia rekaman atau materi setelah pelatihan?

Ya, peserta akan mendapatkan materi pelatihan, file template, dan rekaman (jika tersedia) setelah sesi selesai.

Apakah pelatihan ini bersifat praktik langsung?

Ya! Kelas ini sangat berorientasi pada praktik. Peserta akan langsung mencoba melakukan pengolahan data drone dengan menggunakan data yang kami sediakan.

Kelas Ini Cocok Untuk?

01

Kemampuan Dasar yang Disarankan untuk Peserta:

1. Pemahaman Konsep Fotogrametri: Memahami prinsip dasar fotogrametri, yaitu ilmu mengukur dari foto; 2. Memahami Konsep Akuisisi Data Drone; 3. Familiar dengan Sistem Informasi Geografis (SIG/GIS): Memiliki pemahaman dasar tentang apa itu GIS dan konsep data spasial (vektor dan raster). Pengalaman menggunakan software GIS (seperti QGIS atau ArcGIS) akan sangat membantu, terutama untuk memahami produk akhir; 4. Pengetahuan tentang Sistem Koordinat dan Proyeksi Peta: Memahami perbedaan antara sistem koordinat geografis (lintang/bujur) dan sistem koordinat terproyeksi (seperti UTM). Mengerti mengapa proyeksi peta penting untuk pengukuran yang akurat (luas, jarak); 5. Kemampuan Analisis Data Raster: Memiliki pemahaman konseptual tentang data raster (grid piksel), seperti citra satelit atau foto udara, dan bagaimana informasi dapat diekstrak darinya (misalnya, model elevasi/DSM);...


02

Spesifikasi Perangkat yang Disarankan:

1. Sistem Operasi: Windows 10/11 (64-bit) sangat direkomendasikan untuk kompatibilitas software yang lebih luas. macOS atau Linux dapat digunakan, namun beberapa software mungkin memerlukan konfigurasi tambahan; 2. Prosesor (CPU): Minimal Intel Core i5 (Generasi ke-10 atau lebih baru) atau AMD Ryzen 5. Direkomendasikan Intel Core i7 atau AMD Ryzen 7 untuk mempercepat waktu pemrosesan; 3. RAM: Minimal 16 GB. Sangat direkomendasikan 32 GB atau lebih, karena pengolahan fotogrametri (terutama dense cloud generation) sangat memakan memori; 4. Penyimpanan: Minimal 50 GB ruang kosong pada Solid State Drive (SSD). SSD akan secara signifikan mengurangi waktu baca/tulis data selama proses pengolahan dibandingkan HDD konvensional; 5. Kartu Grafis (GPU): Meskipun tidak wajib, sangat direkomendasikan memiliki GPU NVIDIA (seri GTX 1650 / RTX 2060 atau lebih tinggi) dengan VRAM minimal 4 GB....


03

CATATAN

Pada pelatihan kali ini ditargetkan untuk peserta yang sudah memiliki pemahaman dasar terkait akuisisi data drone. Kelas ini akan membahas konsep dasar hingga praktik pengolahan data drone menggunakan software open source....

Lihat Detail

Pemateri

Achmad Fakhrus Shomim

Achmad Fakhrus Shomim

Peneliti/Pilot Drone/Instruktur Geosoftware

Achmad Fakhrus Shomim adalah seorang profesional di bidang Geofisika dan remote sensing dengan latar belakang pendidikan Sarjana Geofisika dari Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia. Minat dan keahliannya berfokus pada pemodelan bawah permukaan serta pemodelan berbasis penginderaan jauh. Ia memiliki pengalaman dalam berbagai proyek penelitian, termasuk pemodelan profil Bawah permukaan dengan metode geofisika serta pemetaan udara untuk mendukung kajian kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah. Melalui pelatihan remote sensing yang menekankan pada pemetaan udara serta analisis volumetrik untuk landfill, ia berharap dapat memperdalam keterampilan teknis, mengembangkan kemampuan analitis, serta mengaplikasikan teknologi ini untuk mendukung pengelolaan lingkungan dan perumusan kebijakan berbasis data di Indonesia.

Loading...